Home » Buah Stroberi » Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat

Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat

Saturday, April 26th 2014. | Buah Stroberi, Stroberi

Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat

Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat, saat ini di Ciwidey (Ciwidey adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini terletak di sebelah selatan Kota Bandung. Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Cianjur, dengan akses jalan yang menembus daerah Cianjur selatan. Ciwidey dikenal sebagai daerah tujuan wisata, dan juga sebagai daerah penghasil produk-produk pertanian dan perkebunan. Salah satu tujuan wisata yang terdapat di Ciwidey adalah Kawah Putih.) dikenal sebagai salah satu daerah penghasil stroberi terbesar di Jawa Barat dan merupakan daerah kunjungan wisata di Bandung yang menawarkan konsep agrowisata yaitu konsumen dapat memetik buah stroberi langsung dari pohonnya.

Stroberi - Penggunaan Insektisida OrganofosfatPenggunaan insektisida organofosfat untuk meningkatkan produksi buah stroberi dan melindunginya dari hama maupun penyakit dapat meninggalkan bekas berupa residu yang membahayakan kesehatan konsumen.

Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat

Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui residu insektisida organofosfat pada buah stroberi di kebun-kebun agrowisata tersebut. Sampel diambil pada kebun dengan luas antara 1.000 m² – 5.000 m² satu hari sebelum penyemprotan, langsung setelah aplikasi insektisida, dan satu hari setelah penyemprotan.

Metode analisis dengan alat gas Chromatography dan ekstraksi menggunakan homogenizer dengan pelarut aseton dan heksan berdasarkan Metode Standar Analisis Residu Pestisida Komisi Pestisida tahun 1997. insektisida organofosfat yang paling banyak digunakan di Ciwidey adalah kelompok Klorpirifos dan Profenopos, sehingga kedua jenis inilah yang diselidiki lebih lanjut.

Hasil penelitian pada buah stroberi yang dicuci dan tidak dicuci menunjukan adanya residu klorprifost rata-rata sebesar 0,027 ppm pada buah yang tidak dicuci dan 0,0048 ppm pada buah strobe yang dicuci sedankan residu profenofos adalah sebesar 0,0547 ppm pada buah stroberi yang tidak dicuci dan 0,029 ppm pada buah stroberi yang dicuci.

Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat

Nilai tersebut masih berada di bawah batas Maximum Residue Limit ( MRL ) yang ditetapkan oleh Codex Alimentarius. Proses pencucian buah stroberi dengan perendaman dapat mengurangi residu insektisida sebanyak 40% sd 60%, sedangkan penggunaan sabun khusus untuk mencuci sayur dan buah tidak memberikan kontribusi yang terlalu signifikan.

Setelah membaca artikel ini semoga kita bersama bisa mengambil keputusan, apakah stroberi itu masih layak dimakan atau tidak, untuk informasi lebih lanjut mengenai Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat Anda bisa menghubungi Saya “ Agus Duradjak,SE” di HP 081323739973 BBM 29E26136 Telp. 022-85920070, terima kasih sudah membaca artikel ini “Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat.

Advertisement
tags: , ,

Related For Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat

Comment For Stroberi – Penggunaan Insektisida Organofosfat

CV.FAMILY CIWIDEY

Olahan Stroberi – Order Disini !

Stroberi Kharisma Ciwidey

Strawberry Stroberi Ciwidey

Advertisement

Stroberi Informasi :